Home » Archive

Articles in the Opini Sepakbola Category

Opini Sepakbola, Pengamanan Sepakbola »

[18 Feb 2010 | No Comment | ]
Security Officer : Kunci Keamanan dan Keselamatan Pertandingan

Kasus anarkisme suporter Persebaya (Bonek), dilanjutkan dengan tewasnya seorang suporter ketika menyaksikan pertandingan antara Persik Kediri melawan Persib Bandung hingga terhentinya pertandingan antara PSIM Yogyakarta melawan PSS Sleman pada putaran kedua Liga Joss (Divisi Utama), kembali menyadarkan kepada insan sepakbola betapa pentingnya keamanan dan keselamatan …

Opini Sepakbola, Sepakbola Nasional »

[12 Feb 2010 | 2 Comments | ]
Sarasehan Sepakbola Nasional

Ditulis Oleh :
Lourensius Indra
(email : lourensius.indra@gmail.com)
Ketika bertemu dengan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akhir Januari lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggagas sebuah acara untuk menyelamatkan sepakbola Indonesia dari keterpurukan yang semakin dalam. Rencananya gagasan ini akan segera direalisasikan pertengahan Maret mendatang di Malang, Jawa …

Opini Sepakbola »

[8 Feb 2010 | One Comment | ]
Tim TPF Kasus Suap dan “Dosa” Nurdin Halid

Seorang kawan ketika ngobrol mengenai tim pencari fakta kasus suap di dalam persepakbolaan Indonesia berkata “Paling-paling yang jadi tumbal hanya wasit dan pengurus klub yang berada di divisi utama ke bawah, tidak mungkin klub Liga Super bahkan pengurus PSSI terseret dalam kasus ini”. Ungkapan bernada …

Opini Sepakbola, Pengamanan Sepakbola »

[29 Jan 2010 | No Comment | ]
Manajemen Pengamanan Pertandingan Sepakbola

Buntut tindakan nekat yang dilakukan Bonek saat laga Persib Bandung vs Persebaya Surabaya Sabtu lalu(23/01/10) adalah ‘Bajul Ijo’ dilarang didampingi suporternya saat laga tandang hingga tahun 2014. Tak hanya itu, Persebaya pun diwajibkan membayar Rp 50 juta kepada panpel Persib dan denda Rp 200 juta …

Featured, Opini Sepakbola, Sepakbola Nasional »

[28 Jan 2010 | No Comment | ]
ISL 09/10 : Pemain Asing Yang Terbuang

Liga Super Indonesia 2009/2010 sudah akan menyelesaikan paruh pertama dalam kompetisi penuh. Dengan format pemain asing yang baru yaitu 3+2 atau tiga pemain asing non asia dan dua pemain dari asia sebenarnya Liga Indonesia selangkah lebih maju. Setidaknya Liga Indonesia mendapat perhatian lebih banyak dari …

Opini Sepakbola »

[21 Jan 2010 | No Comment | ]
Penyelesaian Kasus Suap, Kebijakan Setengah Hati PSSI

Salah satu hasil yang diperoleh dalam kongres tahunan PSSI di Bandung beberapa waktu lalu (15-17 Januari 2010) adalah munculnya kesaksian masih adanya kasus suap wasit dan mafia perwasitan di dalam sepakbola Indonesia. Munculnya kesaksian ini sesuai dengan hasil polling bicarabola.com beberapa waktu lalu dalam tulisan …

Featured, Opini Sepakbola, Sepakbola Nasional »

[17 Jan 2010 | One Comment | ]
Menanti Hasil Kongres PSSI

“Jangan tanya kepada saya kenapa Indonesia kalah, tapi tunjukkan kepada saya bagaimana Indonesia bisa menang”, sebuah ungkapan lepas tanggung tanggung jawab, keputus-asaan atau wujud semangat untuk maju. Anda yang dapat menilainya, namun kata-kata inilah yang sedang menjadi trend di dalam kepengurusan PSSI.

Opini Sepakbola, Sepakbola Nasional »

[14 Jan 2010 | 4 Comments | ]
Calon Pelatih Timnas Indonesia

Benny Dollo memang tetap akan menjadi pelatih tim nasional senior sepakbola Indonesia hingga usai pertandingan terakhir Pra Piala Asia 2011 melawan Australia (3 Maret 2010). Meskipun kontraknya sudah habis bulan ini, Bendol (yang kini menjadi pelatih kepala Persija) tetap akan mendampingi timnas sebagai pelatih pinjaman …

Opini Sepakbola, Pengamanan Sepakbola »

[9 Jan 2010 | No Comment | ]
Mengapa Hendri Mulyadi Bisa Turun Ke Lapangan

Selain menjadi sebuah fenomena, hingga seolah menjadi “ikon” sepakbola Indonesia, aksi Hendri Mulyadi menimbulkan sebuah pertanyaan, bagaimana dia bisa lolos dari penjagaan ketat aparat keamanan sehingga mampu turun ke lapangan, menggiring hingga menendang bola ke gawang Oman.

Opini Sepakbola »

[8 Jan 2010 | No Comment | ]
Budaya Instant (Lagi) Ala Badan Tim Nasional

Alibi dan budaya instant masih menjadi andalan. Setidaknya inilah yang tersirat dari komentar ketua BTN (Badan Tim Nasional), Rahim Soekasah yang saya baca dalam sebuah berita. “Saya inginnya pemain naturalisasi, agar bisa bangkit persepakbolaan kita dan mempunyai derajat yang tinggi. Selain itu akan kita cari …