Sepakbola Indonesia Sepakbola Indonesia
[11 Jan 2012 | One Comment | ]

Serampangan nampaknya yang paling mendekati kata yang dipakai untuk mengomentari sepak terjang Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) untuk memakzulkan kepengurusan PSSI saat ini. Serampangan bisa didefinisikan sebagai perilaku yang tidak taat aturan atau seenaknya saja. Benarkah KPSI yang dalam kepanjangan katanya memakai istilah “penyelamat …

Read the full story »
Home » Opini Sepakbola, Sepakbola Nasional

Sepakbola Indonesia Belum Merdeka

17 August 2010 One Comment




Hari ini (17 Agustus 2010) bangsa Indonesia merayakan hari kemerdekaannya yang ke-65. Sebuah bangsa yang besar dengan luas wilayah yang harus dibagi dengan tiga zona waktu sedang merayakan hari kebebasan, sebuah tonggak untuk menentukan nasib bangsanya sendiri. Merdeka sendiri berasal dari bahasa sanksekerta “Maharddhika” yang artinya “kaya, makmur dan kuat” (wikipedia). Secara “de jure” kemerdekaan sudah berada di dalam genggaman bangsa Indonesia, namun secara “de facto” memang masih banyak yang harus diperjuangkan.

Bicarabola.com sebagai weblog untuk memajukan sepakbola Indonesia tidak akan membahas mengenai kata merdeka secara luas, namun akan mencoba menilik kembali apakah sepakbola Indonesia sudah merdeka?

Dengan diakuinya Indonesia (baca: PSSI) sebagai anggota FIFA maka sebenarnya sepakbola Indonesia secara hukum sudah dinyatakan merdeka. Apa maksudnya? Dalam Statuta FIFA nomor 13 poin G, kewajiban anggotanya adalah “to manage their affairs independently and ensure that their own affairs are not influenced by any third parties;” atau dapat diartikan sebagai untuk mengelola urusan sepakbola secara bebas dan memastikan bahwa hal ihwal tentang sepakbola tidak dipengaruhi oleh pihak ketiga.

Statuta FIFA tersebut menyiratkan bahwa sepakbola tidak bisa dipengaruhi oleh kegiatan lain seperti politik maupun campur tangan pemerintah di dalamnya. Dengan demikian sepakbola sebagai olahraga tontonan harus mampu berpijak pada kakinya sendiri. Namun kembali ada sebuah pertanyaan, apakah sepakbola Indonesia mampu berdiri pada kakinya sendiri dan tidak ada dapat dipengaruhi oleh pihak lain?

Secara jujur kita harus mengakui sepakbola Indonesia belum merdeka. Masih bergantungnya hidup dan keberlangsungan klub (yang dianggap profesional) dari APBD dan seringkali kegiatan sepakbola harus dibatalkan karena tidak mendapat ijin akibat ada agenda lainnya merupakan contoh nyata bahwa sepakbola Indonesia belum mampu berpijak pada kakinya sendiri. Belum lagi banyaknya opini di masyarakat yang menganggap bahwa PSSI sudah tercampur dengan adanya urusan-urusan lain seperti politik yang seharusnya jauh berada di luar sepakbola semakin mengukuhkan bahwa sepakbola kita belumlah merdeka.

Padahal dalam Statuta FIFA nomor 13 selanjutnya juga disebutkan bahwa “Violations of par. 1 (g) may also lead to sanctions even if the third-party influence was not the fault of the Member concerned.” atau ‘Pelanggaran poin (g) juga dapat mengakibatkan sanksi bahkan jika pengaruh pihak ketiga itu bukan kesalahan dari Anggota yang bersangkutan.”

Kalau ingin bicara soal prestasi sepakbola Indonesia maka kita wajib menyelesaikan dulu masalah-masalah yang seharusnya tidak masuk dalam ranah sepakbola Indonesia. PSSI harus fokus pada masalah-masalah yang berkaitan dengan sepakbola dan berani membentengi diri dari urusan di luar sepakbola. Prestasi akan muncul apabila ada niat dan kesempatan, oleh karena itu momentum kemerdekaan Indonesia ini bisa menjadi sebuah arah baru pengelolaan sepakbola yang mandiri dan merdeka dimana muaranya tentu adalah prestasi sepakbola kita yang membanggakan.

Lewat tulisan ini, bicarabola.com ingin mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-65. Majulah Indonesia, majulah sepakbola Indonesia. Merdeka!

Posted In: Opini Sepakbola, Sepakbola Nasional |

Tags: , , ,

Infogue.com Infogue.com

One Response »

  • aziz says:

    hemm…memprihatinkan memang..!!!

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar....