Sepakbola Indonesia Sepakbola Indonesia
[11 Jan 2012 | One Comment | ]

Serampangan nampaknya yang paling mendekati kata yang dipakai untuk mengomentari sepak terjang Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) untuk memakzulkan kepengurusan PSSI saat ini. Serampangan bisa didefinisikan sebagai perilaku yang tidak taat aturan atau seenaknya saja. Benarkah KPSI yang dalam kepanjangan katanya memakai istilah “penyelamat …

Read the full story »
Home » Sepakbola Nasional

Pelita Jaya Bertahan Di Liga Super

10 August 2010 No Comment




Pelita Jaya akhirnya tetap berada di kelompok elit klub sepakbola Indonesia setelah memastikan diri bertahan di Liga Super Indonesia. Dalam playoff melawan Persiram Raja Ampat sore tadi (10 Agustus 2010), Pelita Jaya berhasil menaklukkan tim yang dilatih oleh pelatih asal Malaysia, Raja Isa, tersebut melalui adu pinalti 4-2.

Pelita Jaya yang diuntungkan dengan ketidakhadiran Persebaya dalam pertandingan ulang yang penuh kontroversi antara Persik melawan Persebaya memang menunjukkan bahwa tim asal Sawangan ini lebih kuat secara teknik dan mental dari anak-anak Raja Ampat. Pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Jakabaring Palembang ini berlangsung menarik karena kedua tim menerapkan strategi menyerang. Pelita Jaya mengusai babak pertama, bahkan sebelum dianulir karena offside, striker Pelita Jaya asal Maroko, Redouane Barkoui, sempat menggetarkan jala Persiram yang dijaga oleh Joice Sorongan.

Di babak kedua, Persiram yang merupakan juara empat Divisi Utama mencoba keluar dari tekanan dengan keluar menyerang lebih agresif. Hasilnya beberapa peluang sempat diperoleh Persiram melalui penyerang-penyerang mereka seperti Marthen Tao. Namun hingga waktu normal selesai, kedua tim gagal mencetak gol dan pertandingan pun harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.

Jumlah penonton yang sedikit (475 penonton) dalam pertandingan ini tidak membuat pemain kedua tim kehilangan semangat. Di babak perpanjangan waktu ketika stamina sudah menurun drastis kedua tim tetap menampilkan permainan menyerang. Akan tetapi ketika wasit Djumadi Effendi meniup peluit tanda pertandingan extra time babak kedua berakhir kedudukan tetap 0-0. Pelita Jaya berhasil memenangkan adu tendangan pinalti dengan skor 4-2 setelah dua pemain Persiram, Ahmad Amiruddin dan Didi Paroy gagal menundukkan kiper Pelita Jaya, I Made Wardhana.

Susunan Pemain :

Pelita Jaya

21. I Made Wardhana (GK)
5. Carlos Eduardo Bizarro
13. Achmad Jufriyanto
26. Gilang Ginarsa
12. Basri Badussalam
91. Dedi Kusnandar / 8. Egi Melgiansyah (61)
16. Khusnul Yaqin / 17. Jajang Mulyana (82)
22. Ardan Aras
11. Esteban Vizcarra
7. I Made Wirahadi / 24. Marwan Sayedeh (54)
29. Redouane Barkoui

Persiram Raja Ampat

88. Joice Sorongan (GK)
4. Bayu Sutha / 2. Frans Freno (74)
8. Kubay Quaiyan
17. Rachmat Latif / 26. Didi Paroy (104)
18. Achmad Amiruddin
5. Mfundo Cecil
7. Gideon Way
14. Asmad
21. Sander Moyo / 9. Errol Ethicus (59)
10. Titus Bonai
19. Marthen Tao

Posted In: Sepakbola Nasional |

Tags: , , ,

Infogue.com Infogue.com

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar....