ISL All Stars vs Arema Indonesia : 5-4
Menghibur! Inilah yang terjadi dalam pertandingan antara Arema Indonesia melawan ISL All Stars yang bertajuk Perang Bintang ISL 2010. Bukan hanya skor besar yang tercipta dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang, namun pertunjukan kualitas skill di atas rata-rata para pemainnya yang membuat pertandingan ini begitu enak dinikmati.
Selain jumlah gol dan skill individu para pemain, sikap yang ditunjukkan para pemain dalam pertandingan ini juga sangat baik. Beberapa kali benturan memang terjadi, namun semuanya masih dalam batas kewajaran dan sportifitas. Sebuah sikap mental yang layak ditiru dalam pertandingan-pertandingan sepakbola di Indonesia.
Ada beberapa hal yang menarik dalam pertandingan ini, salah satunya adalah bagaimana pemain yang mempunyai perolehan polling terbanyak di posisinya tidak serta merta menjadi pemain utama dalam pertandingan ini. Diva Tarkas dan Edi Sibung yang memiliki perolehan jumlah pemilih terbanyak tetap kalah nama besar dari pemain-pemain lainnya.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama Arema Indonesia lebih memiliki banyak peluang terutama dari tendangan-tendangan keras dari luar kotak pinalti. Namun tim ISL All Stars mencetak gol terlebih dahulu melalui sundulan Park Jung Hwan memanfaatkan tendangan bebas Firman Utina. Pencetak gol terbanyak ISL 2009/2010, Aldo Barreto menambah keunggulan melalui gol cantik dari pinggir lapangan.
Arema langsung merespon ketertinggalan dua golnya dengan meningkatkan serangan. Striker asal Slovakia, Roman Chmelo, memperkecil ketertinggalan Arema yang kemudian dilanjutkan oleh Noh Alam Shah yang membuat kedudukan berimbang. Namun sebelum babak pertama usai, Park Jung Hwan kembali membawa ISL All Stars unggul 3-2.
Di Awal babak kedua, Aldo Barreto kembali mencetak gol yang membuat ISL All Stars unggul 4-2. Roman Chmelo juga tidak mau kalah dari Barreto, sebuah tendangan dari pinggir lapangan masuk ke gawang mengecoh kiper M. Haris Maulana. Arema kembali mampu menyamakan kedudukan setelah pemain muda, Dendi Santoso mencetak gol memanfaatkan kelengahan pemain belakang ISL All Stars.
Pertandingan ini ditutup oleh gol Cristian ‘El Loco’ Gonzalez, sehingga kedudukan menjadi 5-4 untuk kemenangan ISL All Stars. Banyak pelajaran yang bisa diperoleh bagi Arema Indonesia dalam pertandingan ini menyongsong Liga Champions Asia musim depan, salah satunya adalah lini belakang yang masih rapuh karena dibobol lima gol dalam pertandingan ini.
Posted In: Sepakbola Nasional |Tags: Hasil Pertandingan, liga super Indonesia, perang bintang isl 2010

























ojpo
setuju!!!!
benar2 pertandingan yang menarik!!!
semoga sejarah baru dicetak arema di pentas asia… amin…