Alfred Riedl, Calon Pelatih Timnas Indonesia 2010-2013
Alfred Riedl menjadi calon kuat untuk melatih tim nasional sepakbola Indonesia menggantikan Benny Dollo. PSSI memang sudah menyatakan bahwa pengganti Bendol nantinya adalah seorang pelatih asing. Sebelumnya banyak kandidat pelatih timnas Indonesia, mulai dari pelatih Arema saat ini, Robert Rene Alberts, hingga pelatih muda lokal Abdurrahman Gurning. Mantan pelatih Laos yang menenggelamkan Indonesia di Sea Games 2009 ini dikabarkan akan dikontrak dengan durasi tiga tahun. Saat ini proses Riedl menjadi pelatih timnas Indonesia hanya tertunda dengan pembicaraan mengenai nilai kontrak yang belum disepakati.
Apabila Riedl jadi menukangi timnas Indonesia, maka rencana PSSI untuk mengontrak pelatih yang berbeda pada timnas senior dan timnas u-23 dipastikan batal. Riedl diproyeksikan untuk melatih timnas senior sekaligus juga meracik timnas u-23. Pemilihan Riedl untuk menjadi pelatih timnas juga terkait dengan rencana PSSI untuk merombak pemain yang akan dipanggil untuk membela nama Indonesia di ajang internasional. PSSI akan mengggunakan tim u-23 menggantikan pemain-pemain senior yang telah sering dipanggil masuk dalam timnas untuk mengikuti event internasional diantaranya Piala AFF akhir tahun nanti.
Selain rencana mengontrak Alfred Riedl sebagai pelatih timnas, PSSI juga berencana untuk mengikat mantan bintang sepakbola Belanda di era 70-an, Ruud Krol. Ruud Krol diproyeksikan untuk mengisi posisi direktur teknik. Namun proses perekrutan pemain belakang yang telah mencetak empat gol bagi timnas Belanda ini baru dalam tahap pembicaraan dan rekomendasi dari KNVB (PSSI-nya Belanda). Pekerjaan Ruud Krol terakhir kali adalah menjadi pelatih di klub Afrika Selatan, Orlando Pirates.
Profil Alfred Riedl
Alfred Riedl memang bukan nama asing dalam persepakbolaan khususnya di area asia tenggara. Dua negara yang pernah merasakan sentuhan kepelatihan Riedl adalah Vietnam dan Laos. Bahkan dalam ajang Sea Games tahun lalu, para pemain Laos yang dilatih oleh Riedl berhasil mengalahkan Indonesia 2-0. Saat melatih Vietnam, Riedl berhasil membuat sejarah dengan membawa Vietnam lolos ke perempat final Piala Asia 2007.
Karir kepelatihan Riedl dimulai sejak tahun 1990 ketika menangani timnas Austria, dan sudah dua belas tahun malang melintang di persepakbolaan kawasan asia tenggara. Pengalaman yang dipunyai oleh Alfred Riedl ini yang membuat PSSI berencana menariknya untuk melatih para pemain Indonesia. Dengan sudah mengetahui karakter dan peta kekuatan sepakbola di wilayah asia tenggara, diharapkan Riedl tidak harus lama untuk beradaptasi dan mampu membawa timnas Indonesia berprestasi kembali setidaknya di kawasan ASEAN.
Alfred Riedl
Lahir : Wina, 2 November 1949 (60 tahun)
Posisi sebagai pemain : Penyerang
Karier sebagai pemain
Klub :
1967-1972 : Austria Wien, Austria (98 pertandingan/58 gol)
1972-1974 : Sint Truidense, Belgia (56/33)
1974-1976 : FC Antwerp, Belgia (54/34)
1976-1980 : Standard Liege, Belgia (106/53)
1980 : FC Metz, Perancis (19/6)
1981-1982 : Grazer AK, Austria (42/11)
1982-1984 : Wiener Sportclub, Austria (52/15)
1984 : VfB Mödling
Tim Nasional : Austria (4/0)
Karier Kepelatihan :
1990-1991 : Austria
1993-1994 : Olympique Khouribga (Klub Maroko)
1994-1995 : Al-Zamalek ( Klub Mesir)
1997-1998 : Liechtenstein
1998-2001 : Vietnam
2001-2003 : Al Salmiya (Klub Kuwait)
2003-2004 : Vietnam
2004-2005 : Palestina
2005-2007 : Vietnam
2008-2009 : Xi M?ng H?i Phòng FC (Klub Vietnam)
2009 : Laos
Tags: pelatih timnas Indonesia, profil Alfred Riedl, Ruud Krol, sepakbola Indonesia




















Biarkan pelatih memilih pemain sendiri tanpa campur tangan PSSI. Beri kesempatan latih tanding international. Cari pemain yang mau berkorban demi bangsa dan punya malu jika main jelek.
Siapapun pelatihnya sama saja…..selama jiwa pemainya hanya perlu duit saja, mending bagus di klub daripada timnas karena di klub lebih banyak duitnya……
Bagaimana kalau kita MASYARAKAT INDONESIA buat penilaian performa pemain TIMNAS yang buruk saat pertandingan dan kita BOIKOT semau properti atau mercendais atas nama pemain tersebut? Jangan mau menonton pertandingan klub yang diperkuat pemain tersebut.
Dengan demikian akan berpikir 2 kali untuk numpang tenar di TIMNAS…..
Semua ini untuk TIMNAS…… MAJU GARUDAKU……
INDONESIA BANGKIT BERSAMA!!!!
kapan indonesia ke piala dunia???