Pra Piala Asia 2011 : Australia vs Indonesia
Indonesia akan mengakhiri laga Pra Piala Asia 2011 menghadapi Australia di Stadion Suncorp, Brisbane, Australia. Pertandingan ini akan berlangsung besok rabu (03/03/10), kalau sesuai rencana akan disiarkan secara langsung oleh RCTI mulai pukul 15.30 WIB. Indonesia memang sudah tidak memiliki peluang lolos ke Piala Asia 2011 yang akan berlangsung di Qatar, namun nama besar negara Indonesia tetap dipertaruhkan dalam pertandingan ini.
Setelah kalah dari Oman 1-2 beberapa waktu lalu, praktis peluang Indonesia sudah tertutup. Sementara bagi Australia, hasil imbang sudah membawa mereka ke putaran final Piala Asia yang akan digelar tahun depan. Saat ini Indonesia berada di posisi paling buncit dengan nilai tiga hasil tiga kali seri, termasuk ketika bermain imbang 0-0 melawan Australia di leg pertama yang dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Karno. Australia, Oman dan Kuwait masih berpeluang untuk meraih tiket ke putaran final, saat ini puncak klasemen dihuni oleh Kuwait dengan poin delapan, lalu Australia juga dengan poin delapan diikuti Oman di peringkat ketiga dengan poin tujuh.
Meskipun telah gagal total di kualifikasi Piala Asia 2011 ini, PSSI sebagai induk organisasi sepakbola tertinggi di Indonesia tetap mempercayakan kursi pelatih kepada Benny Dollo serta membawa pemain-pemain muka lama yang tidak mampu bersaing di grup B Pra Piala Asia 2011. Sangat disayangkan mengingat laga ini hanya merupakan pertandingan wajib bagi PSSI yang sepatutnya bisa digunakan sebagai ujicoba para pemain muda serta pengenalan karakter oleh pelatih yang nantinya akan menggantikan Bendol.
Nasi sudah menjadi bubur, kita tidak bisa menyaksikan para pemain muda yang punya prospek untuk mengisi tim nasional Indonesia menimba ilmu di laga ini. Bahkan nama-nama pemain muda seperti Djayusman Triasdi, Rachmad Latief hingga kiper Dian Agus tidak dibawa serta dalam tim ini. Muka-muka lama yang akan segera habis masa emasnya seperti Firman Utina, Budi Sudarsono malahan mendapat kepercayaan dari Bendol. Setidaknya kita bisa berharap para pemain senior ini mampu menorehkan hasil baik sebelum digantikan oleh para yunior mereka.
Australia “Hanya” Bawa Tim Kedua
Di kubu Socceroos (julukan timnas Australia), meskipun laga ini merupakan laga penting untuk meraih tiket ke Piala Asia 2011, namun Australia seolah menganggap bahwa pemain lapis keduanya masih bisa kalau hanya sekedar meraih hasil imbang melawan Indonesia. Pemain-pemain yang bermain di Liga Eropa tidak dibawa serta, bahkan empat pemainnya yaitu Luke DeVere, Mathew Leckie, Michael Marrone and Daniel McBreen adalah pemain yang belum pernah memperkuat tim nasional Australia. Pemilihan pemain ini bisa jadi karena ketika bermain di Jakarta pun, Socceroos juga membawa pemain lapis kedua dan bisa meraih hasil imbang disana.
Pelatih Australia, Pim Verbeek, dengan berani membawa sebagian besar pemain-pemain yang berkompetisi di liga domestik plus empat pemain yang berlaga di luar negeri seperti Josh Kennedy (Nagoya Grampus, Jepang), Mark Milligan (JEF United, Jepang), Jade North (Incheon United FC, Korea Selatan) dan Luke Wilkshire (FK Dinamo Moscow, Rusia). Verbeek lebih memilih menyimpan para pemain andalannya, mungkin bagi Verbeek, Indonesia bukanlah sebuah ancaman besar terhadap eksistensi mereka di Piala Asia.
Australia memang terkesan meremehkan Indonesia, namun inilah fakta yang terjadi. Verbeek tentunya telah berhitung ketika mengumumkan skuad yang dipanggilnya untuk melawan Indonesia, dan melihat kondisi riil yang terjadi memang para pemain nasional Indonesia secara kualitas masih berada di bawah pemain-pemain Australia yang bermain di kompetisi domestik.
Masyarakat pencinta sepakbola Indonesia tentu berharap hasil baik dari pertandingan rabu nanti, terlebih melihat kondisi sepakbola Indonesia saat ini yang sangat mengecewakan, publik tentunya berharap hasil maksimal untuk sedikit mengobati kekecewaan yang ada. Semoga para pemain timnas terlecut semangatnya untuk bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat sepakbola Indonesia.
Skuad Indonesia :
Kiper : Markus Horison (Persib Bandung), Ferry Rotinsulu (Sriwijaya FC)
Pemain Belakang : Charis Yulianto, Isnan Ali, Christian Worabai (Sriwijaya FC), Maman Abdurachman, Nova Arianto (Persib Bandung), Ismed Sofyan (Persija Jakarta), Muhammad Ridwan (Pelita Jaya)
Pemain Tengah : Hariono, Eka Ramdhani (Persib Bandung), Ponaryo Astaman, Arif Suyono (Sriwijaya FC), Syamsul Bachri (PSM Makassar), Firman Utina (Persija Jakarta)
Penyerang : Talaohu Abdulmushafry, Bambang Pamungkas (Persija Jakarta), Saktiawan Sinaga (Persik Kediri), Budi Sudarsono (Persib Bandung)
Skuad Australia :
Kiper : Clint Bolton (Sydney FC, Australia), Eugene Galekovic (Adelaide United, Australia), Danny Vukovic (Central Coast Mariners, Australia)
Pemain Belakang : Shannon Cole, Simon Colosimo (Sydney FC, Australia), Luke DeVere (Brisbane Roar, Australia), Andrew Durante (Wellington Phoenix, Australia), Scott Jamieson (Adelaide United, Australia), Ben Kantarovski (Newcastle Jets, Australia), Jonathan McKain (Wellington Phoenix, Selandia Baru), Mark Milligan (JEF United, Jepang), Jade North (Incheon United, Korea Selatan)
Pemain Tengah : Jason Culina (Gold Coast United, Australia), Michael Marrone (Adelaide United, Australia), Matthew McKay, Michael Zullo, Tommy Oar (Brisbane Roar, Australia), Stuart Musialik (Sydney FC, Australia), Matt Thompson (Newcastle Jets, Australia), Luke Wilkshire (Dinamo Moscow, Rusia)
Penyerang : Alex Brosque (Sydney FC, Australia), Josh Kennedy (Nagoya Grampus, Jepang), Mathew Leckie (Adelaide United, Australia), Daniel McBreen (Perth Glory, Australia), David Williams (North Queensland Fury, Australia)
Posted In: Sepakbola Nasional |Tags: australia vs indonesia, pra Piala Asia 2011, prediksi, preview, siaran langsung
























Saran gw mending Timnas main agak bertahan. Gw masih inget waktu Indonesia (Iham Jayakusuma cs) di bantai 3-0 waktu main terbuka pas lawan Australia di Sydney.Waspadai pergerakan Josh Kennedy (Nagoya Grampus, Jepang & Jason Culina (Gold Coast United, Australia) krn 2 pemain ini sangat berbahaya. Klo bisa conter attack malah bagus. Untuk formasinya sebaiknya main dgn 5-3-1-1. Dengan Materi pemain : Markus (kiper). Charis Yulianto, Maman AR, Nova Arianto. M. Ridwan & Cristian Warobay.
Tengah : Syamsul Bahri, Ponaryo & F. Utina
Second Striker : Budi Sudarsono
Striker : Saktiawan Sinaga.
Untuk Bambang Pamungkas & TA. Musafry di siapkan sebagai kejutan di 20 menit terakhir.
Goddluck GARUDAKU
Gw tambahkan sedikit mustinya Ricardo Salampesy, M.Robby dan Rahmad Latiff di bawa ke Aussie. buat menghendel bola-bola atas kita. Ian Kabes & Boaz pun mustinya hadir. Karena kita membutuhkan pemain striker dengan kecepatan yang baik….
Mungkin ke depannya nya pemain2 seperti : M. Halil (Persebaya), Yustinus Pie (Persipura), Yesayas Desman (Persiwa Wamena)dan Dyayusman.. layak di coba..
Info : Boas terkena hukuman akumulasi kartu sehingga tidak bisa bermain di Australia, sedangkan Ricardo Salampessy tidak dilepas Persipura mungkin karena Persipura harus menghadapi Chanchung Yatai di Liga Champions Asia tanggal 9 nanti di China.
Saya tegaskan sekali lagi pemain indonesia yang berumur 17 ke atas adalah produk gagal karena pembinaan yang tidak baik dan benar oleh klub ataupun timnas. jadi percuma menerapkan sistem pelatnas seperti apapun atau mengontrak pelatih sekaliber apapun. hasilnya tetap NOL BESAR!!! kita harus membuat generasi baru dari dasar dengan sistem pembinaan yang baik dan benar seperti pelatih berkualitas yang berlisensi internasional untuk segala umur, fasilitas latihan yang berkualitas pula, sistem gizi dan nutrisi yang teramati, dll.. mungkin itu satu-satunya cara untuk lebik baik. Hidup Sepakbola Indonesia.