Persebaya Taklukkan Arema 2-0
Pertandingan klasik mempertemukan dua tim besar asal Jawa Timur dilangsungkan sore ini (16 Januari 2010). Duel derby ini memang selalu menarik perhatian, ribuan suporter Persebaya memadati stadion Gelora 10 November, Surabaya. Sayang Aremania dilarang menyaksikan pertandingan ini secara langsung.
Aremania dilarang datang karena dikawatirkan akan terjadi kerusuhan. Dalam pertandingan Piala Indonesia babak 16 besar tahun 2007 lalu, Bonekmania mengamuk hingga mereka dihukum tak boleh menyaksikan pertandingan tim kesayangannya walupun akhirnya dianulir oleh PSSI. Peristiwa ini kemudian disebut dengan peristiwa “Asu Semper” (Amuk Suporter 4 September).
Tanpa dukungan penonton, Arema seolah kehilangan semangatnya. Permainan dari kaki ke kaki tidak terlihat sore ini, tenggelam oleh permainan spartan para pemain Persebaya Surabaya. Pertandingan ini akhirnya berhasil dimenangkan tuan rumah Persebaya dengan skor 2-0.
Persebaya Menekan Sejak Awal
Persebaya yang berlaku sebagai tuan rumah langsung mencoba mengendalikan pertandingan sejak menit awal babak pertama. Serangan demi serangan terus dibangun Persebaya, pertandingan baru berjalan lima menit sebuah peluang telah didapat oleh pemain Persebaya, Mat Halil, sayang sebelum melakukan tendangan dirinya telah terperangkap offside.
Pemain mungil M. Taufik berhasil membuat Persebaya unggul terlebih dahulu setelah tendangan kerasnya dari luar kotak pinalti gagal diantisipasi oleh kiper Arema Indonesia, Kurnia Meiga. Gol ini menambah semangat para pemain Persebaya, seolah tak ingin malu di depan pendukungnya sendiri, Persebaya tetap memainkan tempo tinggi dan melancarkan serangan ke gawang Arema.
Meskipun terus diserang, Arema mendapatkan sebuah peluang di akhir babak pertama. Landry, pemain asal Perancis, berhasil melewati beberapa pemain hingga berada di depan gawang Persebaya namun mentah di kaki pemain belakang Persebaya. Bola muntah dari Landry berhasil ditendang oleh Roman Chmelo, namun juga masih terhadang pemain-pemain Persebaya. Babak pertama kedudukan 1-0 untuk Persebaya.
Gol Cepat Persebaya
Belum sempat menata permainan untuk mengejar ketertinggalannya, Arema kembali dikejutkan oleh gol cepat Persebaya. Gol ini tercipta ketika pertandingan babak kedua baru berjalan kurang dari dua menit. Kali ini Andi Oddang yang lepas dari jebakan offside berhasil memperdayai kiper Kurnia Meiga.
Arema yang tidak ingin tahta pemuncak klasemennya jatuh ke tangan klub lain langsung merespon ketertinggalan 0-2 ini. Beberapa peluang dari Noh Alam Shah masih belum mampu menjebol gawang Persebaya. Pemain Singapura lain, M. Ridhuan menciptakan sebuah peluang emas dari tendangan bebas, namun tendangannya berhasil ditepis oleh kiper Persebaya, Syaifuddin, yang bermain cemerlang sore ini.
Kerasnya pertandingan ini terbukti dengan sebuah insiden tandukan Noh Alam Shah terhadap Anderson Da Silva, sayang wasit tidak melihat aksi ini dan hanya memberikan kartu kuning kepada kedua pemain. Meskpin serangan berlangsung silih berganti, hingga akhir pertandingan kedudukan tetap 2-0 untuk kemenangan Persebaya.
Hasil Pertandingan Liga Super Indonesia (16 Januari 2010)
Persitara vs Pelita Jaya : 1-0
Bontang FC vs Persib : 0-2
Persisam vs Sriwijaya FC : 1-0
Tags: Hasil Pertandingan, liga super Indonesia, Persebaya vs Arema Malang



















