Sepakbola Indonesia Sepakbola Indonesia
[11 Jan 2012 | One Comment | ]

Serampangan nampaknya yang paling mendekati kata yang dipakai untuk mengomentari sepak terjang Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) untuk memakzulkan kepengurusan PSSI saat ini. Serampangan bisa didefinisikan sebagai perilaku yang tidak taat aturan atau seenaknya saja. Benarkah KPSI yang dalam kepanjangan katanya memakai istilah “penyelamat …

Read the full story »
Home » Opini Sepakbola

PSSI, Mungkinkah Direstrukturisasi Lagi?

8 January 2010 No Comment




PSSI mendapat sebuah ujian berat setelah Hendri Mulyadi, suporter nekat yang kini menjadi ikon sepakbola Indonesia, melompat pagar hingga mampu melepaskan tendangan tendangan ke gawang Oman. Berbagai macam bentuk protes dan mosi tidak percaya terhadap kepengurusan PSSI yang ada saat ini terus berkembang. Mulai dari gerakan satu juta mendukung revolusi PSSI hingga gerakan mendukung Hendri Mulyadi mejadi ketua umum PSSI di situs jejaring sosial facebook, membuktikan bahwa masyarakat sudah gerah dan ingin perubahan dalam tubuh PSSI.

Sebagai informasi, kepengurusan yang ada sekarang merupakan hasil restrukturisasi kepengurusan PSSI pada tahun 2009, sebenarnya pengurus PSSI ini merupakan bentukan tahun 2007 namun direstrukturisasi pada tahun 2009 dan akan berakhir masa kepengurusannya pada tahun 2011 nanti. Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah mau, pengurus PSSI yang baru berjalan belum ada satu tahun ini diganti?

Dalam sebuah berita yang saya baca, Tondo Widodo, mantan pengurus PSSI yang menjabat sebagai Ketua Bidang Organisasi periode 1999-2003 mengatakan bahwa pergantian pengurus sulit dilakukan jika Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid tidak mundur. “Salah satu syaratnya Ketua Umum diminta mundur karena jika dia ikut terus pemilihan pasti menang,” tukasnya.

Sebuah pertanyaan kembali menyeruak ketika membaca komentar tersebut, ada apa dengan pengurus PSSI sehingga selalu ingin Nurdin Halid menjadi Ketua Umum? Hanya pengurus PSSI di pusat dan di daerah yang mampu menjawabnya. Ironi! meskipun prestasi PSSI di bawah era Nurdin Halid belum membuahkan prestasi, namun para anggotanya tetap loyal kepadanya.

Kalau pergantian pengurus PSSI sudah menjadi keinginan masyarakat, mungkin hanya dua hal yang mampu membuat pergantian pengurus di dalam tubuh PSSI saat ini. Yang pertama adalah kesadaran Ketua Umum dan tentunya pengurus PSSI itu sendiri atau sebuah gerakan massa yang besar turun ke jalan menuntut pergantian pengurus PSSI, tanpa salah satu dari kedua hal tersebut pergantian pengurus PSSI merupakan hal yang mustahil. Lalu mana yang dipilih, opsi pertama atau kedua, atau pergantian pengurus hanya menjadi sebuah wacana lagi?

Posted In: Opini Sepakbola |

Tags: , ,

Infogue.com Infogue.com

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar....