Sepakbola Indonesia Sepakbola Indonesia
[11 Jan 2012 | One Comment | ]

Serampangan nampaknya yang paling mendekati kata yang dipakai untuk mengomentari sepak terjang Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) untuk memakzulkan kepengurusan PSSI saat ini. Serampangan bisa didefinisikan sebagai perilaku yang tidak taat aturan atau seenaknya saja. Benarkah KPSI yang dalam kepanjangan katanya memakai istilah “penyelamat …

Read the full story »
Home » Opini Sepakbola

Mampukah Sepakbola Indonesia Berprestasi? (Bagian 2)

25 December 2009 No Comment




lanjutan dari : Mampukah Sepakbola Indonesia Berprestasi? (Bagian 1)

Perbaikan Sepakbola Indonesia

Saat ini yang dibutuhkan adalah sebuah revolusi di dalam tubuh PSSI, bukan hanya terhadap Ketua Umumnya, namun lebih kepada program dan manajerial dari PSSI itu sendiri. Figur Ketua Umum memang penting sebagai penanggung jawab pelaksanaan program, namun yang jauh lebih penting adalah bagaimana merencanakan dan mengaplikasikan program itu sendiri.

Rencana tanpa perbuatan hanya akan menjadi seonggok kertas dan ucapan yang tidak berguna. Bukan ingin menggurui atau merasa sok tahu, sedikit ingin berbagi demi kemajuan sepakbola Indonesia boleh saja kan? Sebagai wujud cinta kepada sepakbola Indonesia, bicarabola.com juga ingin sedikit mengingatkan kembali tentang bagaimana mewujudkan sepakbola Indonesia yang lebih baik. Meski sudah sering disinggung dalam berbagai media, inilah beberapa hal yang harus diperbaiki oleh PSSI diantaranya.

1. Penegakan Aturan dan Disiplin
2. Perbaikan Manajemen Organisasi
3. Perubahan Pola Pembinaan
4. Peningkatan Profesionalisme Klub
5. Perbaikan Kualitas Mental dan Sikap Pemain
6. Perbaikan Kualitas Perangkat Pertandingan

A. Penegakan Aturan dan Disiplin

Penegakan Aturan dan Disiplin merupakan titik lemah dalam pelaksanaan sepakbola di Indonesia. Dari contoh kecil saja, kalau kita melihat dalam siaran langsung atau berada di dalam stadion, terlalu banyak orang-orang yang tidak berkepentingan berada di bench/tempat duduk pemain cadangan dan berada di area lapangan. Hal-hal kecil ini seringkali dilanggar dan menimbulkan kesan bahwa aturan dalam sepakbola Indonesia mudah dilanggar.

Selain itu, eskipun sudah ada komisi disiplin dan komisi banding, seringkali hukuman mudah sekali diampuni oleh hak prerogatif Ketua Umum, aturan ini sebaiknya ditinjau ulang karena lebih banyak sisi kontroversialnya daripada usaha untuk membangun sepakbola Indonesia.

Yang paling penting adalah berupa manual atau buku pedoman aturan yang dibuat sebaik mungkin dan sedetail mungkin. Jangan sampai aturan yang ada mudah dicari celahnya sehingga penegakan aturan menjadi mubazir. Aturan yang ambigu dan multi tafsir harus segera diganti.

Ingat kasus pemogokan Persipura. Suatu hal yang tidak pantas dilakukan dan sangat menodai fair play hanya diberi hukuman yang menurut saya sangat ringan, karena aturan atau pasal yang ada hanya mampu memberikan hukuman ringan. Memang hukuman tidak boleh mematikan hak untuk keberlangsungan hidup, namun hukuman dibuat untuk memberikan efek jera serta pembinaan bagi sepakbola itu sendiri.

(bersambung bagian 3)

Posted In: Opini Sepakbola |

Tags: , , ,

Infogue.com Infogue.com

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar....