Persija Ditahan Pelita Jaya 1-1
Energi kemenangan nampaknya belum juga terus berada di kubu Persija Jakarta. Dalam lanjutan Liga Super Indonesia, 20 Desember 2009, Persija kembali harus bermain imbang 1-1 melawan Pelita Jaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Hasil imbang ini membuat kedua tim masih berkutat di papan bawah klasemen sementara Liga Super Indonesia.
Kedua tim yang haus kemenangan bermain sangat hati-hati di babak pertama, hasilnya skor kacamata terjadi di babak pertama. Pelita Jaya yang kehilangan beberapa pemain akibat akumulasi kartu kuning dan hantaman cedera, sempat membuat puluhan ribu Jak Mania (suporter Persija) terdiam ketika pemain muda yang baru kembali dari Sea Games 2009, Egi Melgiansyah, mencetak gol pada awal babak kedua. Pemain berusia 19 tahun ini berhasil menceploskan bola ke gawang Persija yang dijaga oleh M.Yasir setelah menerima umpan dari Esteban Vizcarra.
Ketinggalan satu gol membuat Persija terus menyerang dengan memasukkan TA Musafri menggantikan M. Ilham. Pelita jaya pun nampak puas dengan keunggulan satu gol ini, mereka membuat pertahanan dengan menumpuk hampir semua pemain di belakang dengan hanya menempatkan Jajang Mulyana di depan. Tetapi akhirnya sebuah sodoran dari Aliyudin di depan gawang Pelita Jaya berhasil dikonversikan menjadi gol oleh Bambang Pamungkas menjelang pertandingan usai, sekaligus menyelamatkan Persija dari kekalahan.
Wasit Masih Jadi Sorotan
Diluar hasil pertandingan yang dicapai, wasit masih menjadi sorotan dalam pertandingan malam tadi. Beberapa keputusan kontroversial terjadi, contohnya adalah ketika wasit urung mengeluarkan kartu dari sakunya ketika dengan sangat emosional Herman Abanda membuang bola setelah tidak puas dengan keputusan wasit yang memvonis dia melakukan pelanggaran.
Protes dari pemain Persija membuat wasit tidak jadi mengeluarkan kartu yang sudah akan diambil dari sakunya, padahal dengan pelanggaran yang sama, Johan Ibo, pemain belakang Pelita Jaya dihadiahi kartu kuning. Puncaknya terjadi ketika wasit tiba-tiba meniup peluit tanda pertandingan usai. Memang waktu sudah menunjukkan menit ke 92, namun insiden pergantian pemain abnormal yang berimbas kartu kuning jelas menguras banyak waktu. Wajar saja kemudian pemain Persija mengerubungi dan memprotes keputusan wasit yang menyatakan pertandingan usai tersebut.
Inilah wujud ketidak tegasan dan kekurang pahaman wasit terhadap aturan yang ada. Liga sebaiknya segera menelusuri dan melakukan investigasi terhadap apa yang sebenarnya terjadi, kalau wasit memang tidak layak memimpin pertandingan, segera lakukan tindakan agar kejadian serupa tidak terulang. Yang patut diacungi jempol adalah sikap protes kapten Persija, Bambang Pamungkas, yang mampu meredam emosi rekan-rekannya dan melakukan protes dengan melakukan dialog dengan wasit.
Semoga wasit menjadi lebih baik dalampertandingan-pertandingan lain selanjutnya, dan sudah sepantasnya apabila para pemain Indonesia meniru sikap Bambang Pamungkas dalam melakukan protes serta ketika menyikapi ketidak adilan yang dirasakannya.
Hasil Pertandingan Lain (20 Desember 2009) :
Persema vs Sriwijaya FC 1:0
Persiba vs Persijap 1:0
PSPS vs Persitara 1:0
PSM vs Persela 0:0
Tags: hasil pertandingan Liga Super Indonesia, Persija vs Pelita Jaya, Wasit























