Sepakbola Indonesia Sepakbola Indonesia
[11 Jan 2012 | One Comment | ]

Serampangan nampaknya yang paling mendekati kata yang dipakai untuk mengomentari sepak terjang Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) untuk memakzulkan kepengurusan PSSI saat ini. Serampangan bisa didefinisikan sebagai perilaku yang tidak taat aturan atau seenaknya saja. Benarkah KPSI yang dalam kepanjangan katanya memakai istilah “penyelamat …

Read the full story »
Home » Sepakbola Dunia, Sepakbola Nasional

Tim U-19 Indonesia Menang 6-0 Atas China Taipei

12 November 2009 No Comment




Meski masih sempit, namun peluang tim muda Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-19 2010 sedikit terbuka. Peluang ini didapat setelah Indonesia mengalahkankan China Taipei 6-0. Meski demikian, Indonesia harus menang dalam dua pertandingan terakhir untuk mencuri posisi runner up, atau setidaknya berharap menjadi peringkat 3 terbaik dari 7 grup kualifikasi pra Piala Asia u-19.

Kali ini Indonesia menurunkan pemain yang berbeda dari dua pertandingan sebelumnya. Striker harapan Indonesia, Syamsir Alam, diduetkan dengan Alan Martha. Indonesia yang memang terlihat unggul teknik menguasai jalannya pertandingan sepanjang babak pertama dan babak kedua. Duo penyerang (Syamsir dan Alan) yang baru diduetkan dalam pertandingan ini masing-masing mengemas dua gol.

Striker mungil Alan Martha membuka keunggulan Indonesia melalui gol bycicle kick pada menit ke 5. Selanjutnya Syamsir Alam dan Ferdiansyah menambah keunggulan pada menit ke 19 dan 22. Keunggulan 3-0 ini bertahan hingga babak pertama usai. Di babak kedua Syamsir Alam dan Alan Martha kembali menambah keunggulan pada menit ke 48 dan 57 sebelum akhirnya gol kemenangan Indonesia ditutup oleh gol indah Feri Firmansyah yang melakukan tendangan lob melewati kiper China Taipei, Chieh Pan Wen, pada menit ke 67.

Masih harus Berbenah

Meski menang 6-0, permainan Indonesia sebenarnya biasa saja. Masih sering terjadi salah passing dan penguasaan bola yang sering lepas karena kesalahan sendiri. Selain itu pergerakan pemain dan penempatan posisi antara lini tengah dan penyerang masih lemah sehingga aliran bola lebih sering berasal dari umpan panjang. Hanya karena lemahnya pertahanan dan kiper China Taipei yang bisa membuat Indonesia bisa mencetak setengah lusin gol.

Inilah pekerjaan rumah yang mesti segera diselesaikan oleh pelatih tim U-19 Indonesia, Cesar Payovich. Selain itu koordinasi lini belakang juga harus segera dibenahi sebelum melawan tim kuat Australia sabtu (14/11/09) nanti. Australia yang telah dua kali menang (saat saya menulis berita ini) atas China Taipei 4-0 dan Hongkong 3-1 jelas lebih kuat daripada China Taipeim, bahkan mungkin setara kekuatannya dengan Jepang yang mengalahkan Indonesia 7-0.

Kemenangan ini memang patut disyukuri, namun pemain-pemain muda Indonesia ini harus ingat bahwa tujuan atau target adalah lolos ke putaran final Piala Asia U-19 tahun 2010 nanti, bukan menang telak atas tim lemah China Taipei. Jangan terlalu cepat puas, pembuktian kualitas pemain-pemain yang telah digembleng dua tahun di Uruguay akan terjadi saat melawan Australia. Inilah partai krusial bagi Indonesia dalam kualifikasi ini.

Menang melawan Australia, selain akan membuka peluang lolos ke putaran final lebih lebar, juga akan menambah kepercayaan masyarakat Indonesia yang sudah jenuh dengan jebloknya prestasi sepakbola Indonesia. Mari kita dukung terus tim muda Indonesia.

Posted In: Sepakbola Dunia, Sepakbola Nasional |

Tags: , , , ,

Infogue.com Infogue.com

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar....