Apakah Wasit di Indonesia Sudah Bebas Suap?
Wasit masih menjadi kambing hitam dalam setiap penyelenggaraan pertandingan hampir di semua level kompetisi di Indonesia. Setiap terjadi kekecewaan, atau tim nya kalah, yang menjadi sasaran biang kerok adalah wasit. Sebegitu burukkah wasit sepakbola di Indonesia?
Wasit adalah pengadil di lapangan, yang keputusannya tidak dapat diganggu gugat, oleh siapapun. Keputusan wasit adalah mutlak dan wajib dihormati, superioritas wasit dalam sebuah pertandingan sepakbola harus dijalankan. Namun seringkali sebagai seorang manusia, wasit berbuat salah, sangat manusiawi.
Kesalahan dapat dialami siapapun, seperti kasus semifinal liga Champion Eropa musim lalu. Tom Henning Ovrebo, wasit asal Norwegia, tidak memberikan pinalti kepada Chelsea setelah Gerard Pique menyentuh bola di kotak pinalti. Walaupun beberapa pemain Chelsea memprotes keputusan ini, wasit tak bergeming, malahan pemain yang terlalu keras memproteslah yang akhirnya diberi hukuman.
Bagaimana Wasit di Indonesia?
Masih segar dalam ingatan kita, kasus mogoknya Persipura dalam final Copa Indonesia 2009. Wasit yang memimpin kala itu, Purwanto, tidak memberikan pinalti yang berbuntut panjang hingga beberapa pemain dan official Persipura mendapat sangsi dari Komisi Disiplin PSSI. Kejadiannya mirip dengan yang terjadi pada semifinal leg 2 antara Chelsea vs Barcelona. Namun reaksi yang dilakukan klub, sangat berbeda dengan yang terjadi di Indonesia.
Itulah gambaran perlakuan terhadap wasit di Indonesia, belum lagi banyak terjadi kasus pemukulan dan pelecehan di Indonesia. Seorang wasit memang membutuhkan kecermatan, SDM yang berkualitas dengan memahami aturan yang ada. Namun tanpa dukungan dari klub, official, pemain dan tentunya suporter, wasit tidak ada apa-apanya.
Seringkali yang terjadi adalah wasit sudah terintimidasi dahulu, sehingga tidak dapat menciptakan pertandingan yang adil. Namun ada pula sikap klub yang (mungkin) masih memberikan tips kepada wasit dengan dalih uang transport, tentunya ini tidak sehat dan merusak kinerja perwasitan Indonesia. Ini tugas Komite Wasit PSSI untuk memberangus praktek suap bawah tanah tersebut.
Disebelah tulisan ini, bicarabola.com memberikan sebuah polling untuk anda mengenai wasit Indonesia. Polling ini belum tentu merupakan representasi kenyataan yang anda, namun ini adalah gambaran opini pembaca bicarabola.com mengenai kinerja wasit di Indonesia. Salam sepakbola!
Posted In: Opini Sepakbola |Tags: Komisi Wasit, PSSI, suap, wasit Indonesia
























kayak nya belum dehhh…
[...] inilah opini dari pembaca bicarabola (dot) com yang berpartisipasi dalam polling dengan tema “Apakah Wasit Indonesia Sudah Bebas Suap?“. 77% (tujuh puluh tujuh persen) pembaca bicarabola (dot) com yang berpartisipasi menganggap [...]
wasit indonesia kayak harus di bimbing oleh anak SD ,
anak SD ja baru berumur belum cukup berpengalaman udah tau mana yg salah mana yg bner.,.
ga sama kyak wasit indonesia
klau sedikit di beri uang rokok langsung deh kLuaR mata ijo nya.,.
itu lah cara dia memberi makan anak istri nya .,.
memang wasit harus di BINA lagi sama guru SD.,
kLau perLu biar wasit tuh di ajarin ma ANJING gua,.
anjing gua aja udah tau mana yg salah atau yg bnar
MAU GA WASIT GOOOOBBLLLOOKK,.,
klo persepak bolaan kita mau maju dan aman, tingkatkan mutu wasit harus adil jangan berat sebalah, karena setidaknya wasit juga yang menyebabkan keributan di arena perseoak bolaan nasional.
untuk kepengurusan PSSI mendatang tolong didik dan bina antek antek wasit goblok indonesia, kalau sudah tidak bisa dibina dengan amat sangat bina sakan saja…