Sepakbola Indonesia Sepakbola Indonesia
[11 Jan 2012 | One Comment | ]

Serampangan nampaknya yang paling mendekati kata yang dipakai untuk mengomentari sepak terjang Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) untuk memakzulkan kepengurusan PSSI saat ini. Serampangan bisa didefinisikan sebagai perilaku yang tidak taat aturan atau seenaknya saja. Benarkah KPSI yang dalam kepanjangan katanya memakai istilah “penyelamat …

Read the full story »
Home » Pengamanan Sepakbola

Mengenal Mixed Zone dan Ruang Ganti Pemain

13 August 2009 No Comment




Ada pepatah mengatakan “tak kenal maka tak sayang”. Oleh karena itu, kali ini saya ingin mengenalkan tentang mixed zone dan ruang ganti pemain secara singkat. Tentunya masih berkaitan dengan pengamanan pertandingan. Strategi pengamanan yang dapat diterapkan dalam kedua area tersebut adalah akses kontrol.

Mixed Zone

Mixed Zone menurut manual BLI adalah area khusus yang berfungsi untuk wawancara singkat dengan personil yang terlibat dalam pertandingan. Sebagai tambahan, berdasarkan regulasi UEFA (Uni European Football Association) yang tertuang dalam UEFA Regulation for UEFA Cup 2007/2008 disebutkan bahwa mixed zone minimal berukuran 3×4 meter dan lokasinya berada diantara lapangan dan ruang ganti. Lebih lanjut lagi dalam manual BLI tertulis bahwa di area mixed zone ini harus terdapat pengamanan yang memadai.

Ruang Ganti Pemain

Spesifikasi ruang ganti pemain dalam regulasi BLI adalah ;

  • Minimal ada 2 (dua) ruang ganti dalam satu Stadion dengan daya tampung minimal 35 orang.
  • Terdapat lemari dan bangku untuk 35 orang, shower 6 buah, 2 ruang toilet, meja massage dan perawatan medis serta whiteboard.
  • Terdapat daya listrik, sirkulasi udara yang baik.

Pintu harus berfungsi dengan baik, sehingga tidak terjadi lagi kasus dimana barang-barang pemain dan official hilang ketika sedang sibuk bertanding. Dalam keamanan, kunci sebaiknya diserahkan kepada satu orang yang bertugas dan bertanggung jawab terhadap akses melalui pintu, jadi tidak ada orang lain selain petugas tersebut yang memegang kunci.

Selain pengamanan dalam bentuk kunci, dalam dokumen The National Swiss Security for UEFA EURO 2008, tersirat tentang access control strategy (ACS) dalam melindungi aset dan kesuksesan pelaksanaan penyelenggaraan pertandingan. ACS dapat diimplementasikan dengan pembedaan warna/bentuk ID Card sehingga masing-masing area mempunyai otorisasi akses yang berbeda-beda. Selain itu, aplikasi ACS dapat juga menggunakan rambu yang berupa larangan dan petunjuk.

Posted In: Pengamanan Sepakbola |

Tags: , , , ,

Infogue.com Infogue.com

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar....