<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Dagelan Baru PSSI</title>
	<atom:link href="http://www.bicarabola.com/2009/08/10/dagelan-baru-pssi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bicarabola.com/2009/08/10/dagelan-baru-pssi/</link>
	<description>Weblog Sepakbola Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Jan 2012 13:59:44 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: 4nightlife</title>
		<link>http://www.bicarabola.com/2009/08/10/dagelan-baru-pssi/comment-page-1/#comment-731</link>
		<dc:creator>4nightlife</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 08:22:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.bicarabola.com/?p=56#comment-731</guid>
		<description>hmm nice blog and thanks for the valuable infos.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hmm nice blog and thanks for the valuable infos.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Syukriy</title>
		<link>http://www.bicarabola.com/2009/08/10/dagelan-baru-pssi/comment-page-1/#comment-22</link>
		<dc:creator>Syukriy</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 06:18:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.bicarabola.com/?p=56#comment-22</guid>
		<description>Badan Tim Nasional (BTN) memang hanya ingin &quot;terima bersih&quot;. Tidak kreatif untuk menciptakan persaingan antarpemain yang dapat memotivasi mereka menjadi lebih baik. Selain itu, ada ketakutan berlebihan dari BTN bahwa jika pemain cidera, maka Timnas akan rugi. Padahal, setiap pemain yang cidera saat membela PSSI, belum tentu dibantu pengobatannya sampai sembuh oleh PSSI.

Sepertinya butuh kritik ;ebih keras dan cerdas kepada PSSI dan BTN untuk kemajuan sepak bola nasional. Selama kedua lembaga itu masih dihuni para oportunis selaku pembuat keputusan dan kebijakan, sepak bola Indonesia hanyalah sekedar hiburan di sore menjelang malam semata... Tidak memberi kontribusi bag nama besar dan keharuman nama bangsa...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Badan Tim Nasional (BTN) memang hanya ingin &#8220;terima bersih&#8221;. Tidak kreatif untuk menciptakan persaingan antarpemain yang dapat memotivasi mereka menjadi lebih baik. Selain itu, ada ketakutan berlebihan dari BTN bahwa jika pemain cidera, maka Timnas akan rugi. Padahal, setiap pemain yang cidera saat membela PSSI, belum tentu dibantu pengobatannya sampai sembuh oleh PSSI.</p>
<p>Sepertinya butuh kritik ;ebih keras dan cerdas kepada PSSI dan BTN untuk kemajuan sepak bola nasional. Selama kedua lembaga itu masih dihuni para oportunis selaku pembuat keputusan dan kebijakan, sepak bola Indonesia hanyalah sekedar hiburan di sore menjelang malam semata&#8230; Tidak memberi kontribusi bag nama besar dan keharuman nama bangsa&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kekerasan dalam Sepakbola &#124; bicarabola.com</title>
		<link>http://www.bicarabola.com/2009/08/10/dagelan-baru-pssi/comment-page-1/#comment-6</link>
		<dc:creator>Kekerasan dalam Sepakbola &#124; bicarabola.com</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2009 05:19:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.bicarabola.com/?p=56#comment-6</guid>
		<description>[...] Sepakbola selalu identik dengan fanatisme pendukungnya, seringkali fanatisme ini menjurus pada sebuah perilaku yang negatif. Kecurangan dan kekalahan menjadi sebuah alasan pembenaran dalam tindakan anarkisme. Slogan yang selalu dicanangkan dalam setiap kegiatan sepakbola &#8220;Fair Play&#8221; seringkali ditabrak oleh arogansi ego yang berlebihan. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Sepakbola selalu identik dengan fanatisme pendukungnya, seringkali fanatisme ini menjurus pada sebuah perilaku yang negatif. Kecurangan dan kekalahan menjadi sebuah alasan pembenaran dalam tindakan anarkisme. Slogan yang selalu dicanangkan dalam setiap kegiatan sepakbola &#8220;Fair Play&#8221; seringkali ditabrak oleh arogansi ego yang berlebihan. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

